[post_ads]

Kofipon / Komunitas anak Medan

Komunitas di Medan

lifestyle medan | Kofipon Medan | Oi anak Medan, hobi photografi? ingin belajar photografi tapi takut keluarin dana besar. Mungkin kelen join di kofipon bakal bisa belajar teknik foto yang baik, hanya bermodalkan kamera handphone kelen saja lek. Memang bukan kelen saja, semua orang pasti beranggapan belajar seni photografi harus menggunakan kamera jebolan Canon, Nikon, atau segala macam merek yang harganya tidak murah. Terus kelen merenungi harga kamera yang sangat mahal tersebut, menyudut di kamar karena papa mama tidak mau belikan untuk kelen, lalu kelen frustasi ganti Private Message BBM "adek mau pindah ke bulan aja, orang bumi jahat cemua". OMG, your life so dramatic ya.

Sebenarnya tanpa kamera mahal bisa saja belajar photografi, salah satunya Kofipon. Bukan masalah kameranya, tapi siapa di belakang kamera itu yang mengambil gambar - bukan sekedar tagline ataupun lebih tepatnya bukan sekedar motto, soalnya untuk seukuran tagline terlalu panjang. LoL.

Terbukti Komunitas Photografi Ponsel (Kofipon) chapter Sumut, terpilih satu dari sekian banyak kompetitor Photografi yang ikut serta event merapART di Medan itu hari. Salah satu member Kofipon Sumut ikut bersaing dengan menggunakan hasil foto ponsel diantara kompetitor yang lain menggunakan kamera jebolan Canon, Nikon dan jenama kamera lainnya. Photo hasil dari ponsel member Kofipon termasuk dalam 30 foto yang dipamerkan, berdampingan dengan jejeran hasil photo dari kamera DSLR.

Bang Budi selaku ketua umum Komunitas Photografi Ponsel chapter Sumut periode 2014 menanggapi tentang penomena Photografi Medan, "Photografi di kota Medan akhir tahun ini marak lagi, walaupun masih terhitung peminat di Medan yang antusias terhadap seni photografi", kata dia lek, saat berkesempatan aku temui di hari minggu tanggal 18 mei 2014, event Pameran Photo Perdana Kofipon chapter Sumut di Taman Ahmad Yani.
Banyak komunitas di Medan ini, namun bagaimana agar menjaga tetap solid dan terus terjaga eksistensi yang baik di saat redup, karena komunitas terbilang juga musiman. Dari Kofipon sendiri ya lek, mereka setiap bulan ada photo tematic bulanan untuk saling sharing tentang photografi dan mengadakan pameran photo. 

Pak Bas akrabnya, bersama keluarga adalah pengunjung Taman Ahmad Yani sangat antusias dengan pameran photo, yang diadakan oleh Kofipon chapter Sumut. Pak Bas mengatakan, "eventnya bagus untuk perdana, namun kedepannya bisa lebih dimanfaatkan lagi media promosi yang ada, bisa juga dengan menggandeng sponsor". Ternyata pak Bas memiliki hobi photografi saat kuliah lek, jadi percakapan terlihat alot saat diskusi kelas Makro (salah satu teknik pengambilan photo ponsel), kemungkinan ingin terjun lagi di dunia fotografi sepertinya ada, kata pak Bas saat aku kepoin apakah akan timbul lagi minat photografi setelah adanya pameran photo ini.

Bagaimana dengan member Kofipon chapter Sumut, apakah orang didalamnya aneh semua, atau serius - serius tidak jelas arah tujuan? Dari bang Bibi kesannya tentang Kofipon, "member didalamnya asik dan gokil, nyaman sih bersama mereka". 

Bang Dedi Wahyudi member Kofipon chapter Sumut berdomisili di Pematang Siantar menambahi, "aku nyaman di Kofipon orangnya gilak - gilak". Mungkin gila dalam artian, keakraban terjalin sesama member lek, jadi jangan berpikiran yang aneh ya lek.

Ingin tahu lebih banyak tentang Kofipon Chapter Sumut atau ingin bergabung didalamnya menjadi bagian keluarga Kofipon silahkan join di, 
Twitter: @KofiponSUMUT
Previous
Next Post »