[post_ads]

Rujak Simpang Jodoh / anak Medan

rujak simpang jodoh kbk
Kuliner Medan Tembung | Oi anak Medan, kenal rujak simpang jodoh, siapa yang pernah melakukan perjalanan, kemana pun itu, misalkan perjalanan mencari cinta adek itu, atau perjalanan galau seorang jomblo. Ok skip, jadi sepulang dari short seminar di Di Lo Mangonsidi Medan tentang pergerakan digital content 2015 aku melanjutkan malam minggu di kos salah seorang blogger di Medan namanya Septian Hadavi Lubis pemilik awakdavi.com.
Lucunya hari itu bertepatan malam minggu, lalu apa yang aku lakukan, berkutat dengan smartphone berharap ada notification dari sosial media, nyatanya gak ada. Berakhirlah aku tertawa dengan kesendirian di indekos si awakdavi.com, karena ditinggal ngapel. Sedih gak tuh lek, ku putuskan untuk keliling seputar jalanan indekos. Ramai, macet, lalu dan berlalang kendaraan, berbonceng dan dibonceng, nah aku berdiri menghitung kendaraan lewat dihadapanku. Masih menatap layar smartphone yang kaku, tidak ada juga notification, dan ternyata paket internet sudah jatuh tempo alias habis.
Akhirnya aku berpetualang sebagai pejalan kaki mencari konter pulsa, sepulangnya. Yak ampun, gebetan gak dapat, malah digodain ama bencong salon. Langsung ngacir masuk ke indekos. Kemudian tidak lama datanglah selebtwit kota medan ikut bergabung siitulang.com, dan taukotembung.com.
Di hari minggunya, cerita semalam kita lewatkan saja, kalian bisa membayangkan apa yang kami kerjakan 4 orang dalam satu indekos, pastinya mengobrol, mengobrol di timeline twitter sampai jam 3 pagi. Semua sudah pada posisi siaga, dan motor pun sudah dibayar kreditnya, akhirnya kami meluncur ke seputaran kecamatan Medan Tembung.
Si taukotembung.com menjelaskan sepanjang perjalanan tentang daerah tembung ini, dari mulai jalanan yang masih banyak lubang karena dalam tahap pembangunan, juga tentang wanita tembung yang cantik, yang ini kita skip. Nah, kami pergi ke sebuah tempat sekitaran daerah tembung yang ramai disebut kampung kolam. Kampung kolam ini sejarahnya merupakan tempat pembantaian PKI, dan sekarang berdiri tugu ampera untuk mengenang para pemuda setempat yang menjadi korban saat pergerakan pembersihan PKI kala itu. Tugu Ampera Medan Tembung kbk
Setelah dari situ, kami pergi ke sebuah tempat yang mempertemukan dua hati, halah. Nah siapa yang gak tahu simpang jodoh, semua orang pasti tahu, sejarahnya simpang jodoh ini selintingan kabar jodoh bertemu disimpang ini. Dan ada juga yang menambahi dengan cerita sendiri mengaitkan dengan rujak yang ada disini, saat membeli rujak bertemulah jodoh. Banyaknya cerita yang berbeda menjadi semakin misteri simpang jodoh ini, dan sekarang dikenal rujak simpang jodoh - Medan Tembung. Rujak Simpang Jodoh kbk Sayangnya pemerintah kota Medan sendiri lebih terkesan senyap, padahal kecamatan Medan Tembung ini memiliki nilai sejarah, dan sebuah spot yang bisa dimanfaatkan sebagai wisata kuliner, perlunya kerjasama yang alot dari pihak pemerintah dan rakyat sekitar untuk lebih memajukan kecamatan Medan Tembung, belum lagi kecamatan Medan Tembung ini tempat terdekat dari Kuala Namu Internasional Airport, mungkin kecamatan Tembung bisa dijadikan sebuah tempat transit wisata sebelum ke kota Medan.
Previous
Next Post »

3 komentar

Click here for komentar
Medan Wisata
admin
1 June 2015 at 22:13 ×

Aku juga baru nyobain Rujak Simpang Jodoh Tembung semalam itu lek,, emang mantap kali rasanya,, Kesana lagi yok Lek Kombur,,, :)

Reply
avatar
5 June 2015 at 22:00 ×

Yok lek, enak kan rujaknya, tapi jodohnya belum dapat pas aku belik

Reply
avatar
Raafi Dolken
admin
11 November 2015 at 05:11 ×

Itu bedanya sama rujak biasa apa broo??
Btw, Kampung kolam mencekam gitu ya tempatnya?

Reply
avatar