[post_ads]

Saiko / Film Pendek Medan

saiko film pendek horor medan
Saiko - Film Indie Medan | Oi Anak Medan, ada film pendek Medan bergenre horror, kelen harus tonton lek. Di tengah genre horor perfilman Indonesia yang kerap dikucilkan para penonton kritis, Shunkan Studio malahan hadir dengan tribut film pendek bergenre horor berjudul Saiko.

Menanggapai hal itu Kei Chow sebagai eksekutif produser dalam film Saiko ini menjelaskan bahwa mereka ingin memberi suasana baru film horor Indonesia yang kerap jauh dari kata memuaskan penontonnya. Walaupun film ini terkesan mengadaptasikan hantu jepang tapi benar adanya, tim Shunkan Studio memang mengangkat film saiko bersuasana hantu jepang.

Saiko, film indie medan ini pengambilan scene sepenuhnya di kota Medan memakan sekitar 2 bulan masa produksi lek. Hal tersulit saat proses produksi film Saiko kata sutradara Andreas Lim adalah saat mendireksikan tokoh - tokoh dalam film Saiko, tapi itu merupakan tantangan kata Andrea Lim. Tantangan tersendiri bagi dirinya untuk mengarahkan aktor dan aktris yang bermain di film indie.

Lek, mengapa film ini layak kelen tonton. Pertama aku kira, untuk sekelas film indie sebuah tontonan bergenre horor dengan alur cerita yang kompleks itu sedikit adanya. Dan lagi film Saiko ini memiliki alur cerita yang bagus membawa penonton untuk mencari tahu akhir dari jalan cerita tersebut.

Cerita ini bermula saat seorang gadis Audi (Dorin Audi) pulang ke Medan dan bertandang ke rumah sepupunya Felicia (Silviana Lim). Namun ada keanehan dengan sepupunya tersebut, lalu Audi menelusuri keanehan yang dialami sepupunya Felicia berujung pada penyiasatan atas kematian seorang wanita di sebuah instansi berita.

Alur cerita ini terbilang rumit karena menggunakan plot maju-mundur, jadi cerita ini sulit untuk ditebak. Penasaran kelen dengan Saiko film pendek mendak genre horor, cek aja lek

Saiko - Film Indie Medan

Sutradara Andreas Lim
Skenario Jefri Junifer


Previous
Next Post »

2 komentar

Click here for komentar
Rangga kumar
admin
16 May 2015 at 01:59 ×

film sampah, sampah banget

Reply
avatar
5 June 2015 at 21:58 ×

Menghargai karya orang lain bentuk profesionalitas lo bang

Reply
avatar