[post_ads]

Tips Menulis Dewi Dee Lestari

belajar menulis ala dewi lestari
Tebak yang mana kak Dewi Lestari dan mana kak Ika Natassa
Oi anak Medan, asal kelen tau, aku adalah orang yang beruntung bisa menghadiri Dee's Coaching Clinic yang di persembahkan oleh penerbit tersohor di Indonesia adalah Bentang Pustaka.

Tepatnya minggu 22 Maret 2015 di Hotel Santika Premiere Dyandra Hotel, kota Medan kedatangan penulis serial Supernova. Siapa yang tidak kenal Dewi "Dee" Lestari, seorang penulis profesional yang telah banyak menginspirasi penulis - penulis muda berbakat. Kali ini dalam rangka promosi serial ke-5 Supernova; Gelombang, Bentang Pustaka melakukan tour ke bebarapa kota besar di Indonesia untuk memberikan impuls kepada calon-calon penulis di masa depan. Mengetahui lebih jelas tips dan trik ala Dewi Lestari di tengah kesibukannya sebagai ibu rumah tangga ternyata telah menyelesaikan buku - buku best seller yang diantaranya Filosopi Kopi, Rectoverso, Madre dan banyak lagi.

Beberapa hal penting tips dari kak Dewi Dee Lestari saat penulis ingin berkarya, berikut rangkuman diskusi kepenulisan bersama kak Dee.

  • Niat awal modal utama dalam menulis
  • Sebelum merencanakan sesuatu lihatlah hasil akhir lalu mulailah menulis
  • Setiap ide cerita di dunia adalah sama, maka ciptakan angle yang berbeda
  • Semua cerita adalah permainan angle
  • Kalimat pertama adalah penentuan penting untuk reader terus membaca sampai akhir halaman
  • Penulis harus bersahabat dengan deadline, jadikan deadline sebagai tools motivation
  • Biarkan penerbit melakukan tugasnya, dan tulislah apa yang menjadi jati diri tulisan kamu
  • Temukan tema yang paling kamu suka, jangan mengikuti tren pembaca. Karena cerita akan lahir sendirinya
  • Penulis bukan mencari ide, tapi ide yang mencari penulis
  • Jadikan ide sebuah partner yang tidak akan dilupakan bila ide datang keroyokan
  • Cerita adalah sebuah sebab akibat
  • Fiksi yang bagus adalah konflik realitas, namun jangan melupakan sisi imajinasi
  • Tokoh harus memiliki kebiasaan, agar tokoh menjadi hidup
  • Keyakinan menjadikan tulisan berkarakter

Walaupun ingin berlama lagi berdiskusi, tapi waktu berkata lain. Kami para student yang terpilih akhirnya berpisah di siang hari. Diakhiri dengan book signing dan poto bersama.

belajar menulis ala dewi lestari
Previous
Next Post »

10 komentar

Click here for komentar
mollymolly
admin
26 March 2015 at 16:51 ×

Wuiihh... mantap niy hasil berguru dg Dee... sharing2 lah kakaaaa... :D

Reply
avatar
sabda awal
admin
26 March 2015 at 17:09 ×

kok abg sendiri yang pakai kaos gelombang? jangan2 abg menang sesuatu ya?

Reply
avatar
Medan Wisata
admin
26 March 2015 at 17:27 ×

entar lagi abang ini yang jadi penulis gelombang selanjutnya nih,,,,

Reply
avatar
info77
admin
28 March 2015 at 21:03 ×

Niat awal dalam menulis sebagai ujian awal yang melatih konsistensi. Kalimat pertama sebagai penggiur pembaca melanjutkan misinya. Nice sharing

(:

Reply
avatar
29 March 2015 at 14:24 ×

belum baca bukunya...

Reply
avatar
5 June 2015 at 21:47 ×

Hahaha iya kak mantap tips kak dee

Reply
avatar
5 June 2015 at 21:48 ×

Jadi penulis, aamiin

Reply
avatar
5 June 2015 at 21:49 ×

Bener, memang seru nulis itu kalo dibarengi konsistensi

Reply
avatar